News n Promo

Abby n Bev - Beauty Online Store Terlengkap - Kulit kering ada dua jenis

Kulit Kering Ternyata Ada 2 Jenis, Ini Perbedaannya Jangan Sampai Salah!

ABBY N BEV – Tahukah kamu ternyata kulit kering ada 2 jenis dan cara merawatnya pun berbeda. Banyak orang mengira semua kulit kering itu sama. Padahal sebenarnya, kulit kering itu ada yang “kurang air” dan ada yang “kurang minyak”. Kalau kamu salah memahami jenisnya, skincare yang dipakai bisa jadi tidak efektif, bahkan membuat kondisi kulit semakin tidak nyaman. 1. Dehydrated Skin: Kulit Kurang Air Pertama, ada dehydrated skin, yaitu kondisi kulit yang kekurangan air (hidrasi). Biasanya, kondisi ini bisa dialami oleh semua jenis kulit, termasuk kulit berminyak. Ciri-cirinya: Karena itu, banyak orang sering tidak sadar kalau kulitnya sebenarnya dehydrated, bukan kering. 2. Dry Skin: Kulit Kurang Minyak (Barrier Lemah) Berbeda dengan dehydrated, dry skin terjadi karena kulit kekurangan minyak alami (lipid) dan memiliki skin barrier yang lebih lemah. Ciri-cirinya: Selain itu, kulit dry biasanya membutuhkan perawatan yang fokus pada memperbaiki skin barrier, bukan hanya hidrasi. Perbedaan Utama: Air vs Oil / Barrier Agar lebih mudah dipahami: Dengan kata lain, dehydrated butuh hidrasi, sedangkan dry skin butuh nutrisi dan perlindungan barrier. Cara Simpel Menentukan Kebutuhan Kulitmu Agar tidak salah, kamu bisa cek kondisi kulitmu: Dengan memahami ini, kamu bisa memilih skincare yang lebih tepat dan tidak asal layering produk. Dapatkan rekomendasi skincare yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi jenis kulit di abbynbev.com situs belanja online makeup dan skincare.

Kulit Kering Ternyata Ada 2 Jenis, Ini Perbedaannya Jangan Sampai Salah! Read More »

Abby n Bev - Beauty Online Store Terlengkap - Penyebab kulit kering_ berminyak dan berjerawat

Kenali Penyebab Kulit Kering, Berminyak, dan Berjerawat yang Sering Tidak Disadari

ABBY N BEV – Gak banyak orang yang benar-benar memahami apa penyebab kulit kering, berminyak dan berjerawat. Setiap kondisi kulit memiliki penyebab yang berbeda, sehingga cara merawatnya juga tidak bisa disamakan. Karena itu, penting memahami penyebab kulit kering, berminyak, dan berjerawat agar kamu bisa memilih skincare yang tepat dan tidak memperparah kondisi kulit. 1. Penyebab Kulit Kering Kulit kering sering terjadi ketika skin barrier sedang melemah. Saat lapisan pelindung kulit tidak optimal, air di dalam kulit akan lebih mudah menguap. Akibatnya, kulit kehilangan kelembapan dan terasa tidak nyaman. Biasanya, kondisi ini ditandai dengan: Selain itu, penggunaan skincare yang terlalu keras, cuaca dingin, atau over-exfoliating juga bisa memperparah kondisi kulit kering. Karena itu, kalu kamu pemilik kulit kering sebaiknya fokus memperbaiki skin barrier dan menjaga hidrasi kulit. 2. Penyebab Kulit Berminyak Kulit berminyak terjadi ketika kulit memproduksi sebum (minyak) secara berlebih. Produksi minyak ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti: Namun yang sering tidak disadari, kulit berminyak juga bisa disebabkan oleh dehidrasi. Ketika kulit kekurangan air, kulit akan “panik” dan akhirnya memproduksi minyak lebih banyak untuk menjaga kelembapan. Akibatnya, wajah terlihat semakin oily. Karena itu, solusi untuk kulit berminyak bukan hanya mengurangi minyak, tetapi juga tetap menjaga hidrasi kulit dengan produk yang ringan. 3. Penyebab Kulit Berjerawat Penyebab kulit berjerawat biasanya terjadi karena beberaa hal: Selain itu, ada beberapa trigger yang sering memicu jerawat, seperti: Karena penyebabnya cukup kompleks, perawatan kulit berjerawat perlu dilakukan secara lebih hati-hati dan tidak berlebihan. Kenapa Penting Memahami Penyebab Masalah Kulit? Setiap kondisi kulit membutuhkan pendekatan yang berbeda. Jika kamu salah memahami penyebabnya, skincare yang digunakan justru bisa memperparah kondisi kulit. Contohnya: Setelah kamu memahami penyebabnya, sekarang pilih skincare yang sesuai dengan kondisi jenis kulit ya. Cek rekomendasinya di abbynbev.com situs belanja online makeup dan skincare.****

Kenali Penyebab Kulit Kering, Berminyak, dan Berjerawat yang Sering Tidak Disadari Read More »

Abby n Bev - Beauty Online Store Terlengkap - Manfaat NAD_Booster

NAD Booster vs Infus Booster Vitamin: Apa Perbedaan dan Manfaatnya?

ABBY N BEV – Belakangan ini, infus booster vitamin dan NAD booster semakin populer di dunia kesehatan dan beauty. Banyak klinik kecantikan menawarkan treatment ini untuk membantu meningkatkan energi, memperbaiki kondisi tubuh, hingga mendukung kesehatan kulit. Namun, meskipun sering dianggap mirip, NAD booster dan infus vitamin biasa sebenarnya memiliki fungsi dan cara kerja yang berbeda. Apa Itu Infus Booster Vitamin? Infus booster vitamin merupakan treatment yang memasukkan vitamin dan mineral langsung ke dalam tubuh melalui infus. Biasanya, treatment ini mengandung kombinasi seperti vitamin C, vitamin B complex, zinc dan antioksidan. Karena diberikan langsung melalui pembuluh darah, tubuh dapat menyerap nutrisi tersebut dengan lebih cepat dibandingkan konsumsi oral. Selain itu, infus vitamin sering digunakan untuk membantu: Apa Itu NAD Booster? Berbeda dengan infus vitamin biasa, NAD booster berfokus pada peningkatan kadar Nicotinamide Adenine Dinucleotide (NAD+) dalam tubuh. NAD+ merupakan molekul penting yang berperan dalam: Seiring bertambahnya usia, kadar NAD+ dalam tubuh akan menurun. Karena itu, treatment NAD booster bertujuan untuk mengembalikan dan meningkatkan kadar NAD+ agar fungsi sel tetap optimal. Perbedaan NAD Booster dan Infus Booster Vitamin Meskipun sama-sama diberikan melalui infus, kedua treatment ini memiliki fokus yang berbeda. Aspek Infus Booster Vitamin NAD Booster Fokus utama Asupan vitamin & nutrisi Regenerasi dan fungsi sel Kandungan Vitamin C, B, zinc, dll NAD+ atau prekursor NAD Fungsi utama Boost energi & imun Anti-aging & perbaikan sel Target Kebutuhan harian tubuh Optimalisasi fungsi sel Dengan kata lain, infus vitamin lebih fokus pada nutrisi, sedangkan NAD booster lebih fokus pada level seluler. Manfaat Karena bekerja langsung pada fungsi sel, NAD booster memiliki beberapa manfaat yang cukup luas. 1. Meningkatkan Energi Tubuh Membantu proses produksi energi di dalam sel, sehingga tubuh terasa lebih bertenaga. 2. Mendukung Anti-Aging NAD+ berperan dalam memperbaiki DNA dan menjaga fungsi sel, sehingga dapat membantu memperlambat tanda penuaan. 3. Meningkatkan Fokus dan Kesehatan Otak Beberapa studi menunjukkan bahwa NAD+ berperan dalam fungsi kognitif dan kesehatan otak. 4. Membantu Pemulihan Tubuh Treatment ini juga sering digunakan untuk membantu tubuh pulih setelah kelelahan atau aktivitas berat. Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum mencoba treatment, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan: Selain itu, treatment ini bukan pengganti pola hidup sehat. Pola makan, tidur cukup, dan olahraga tetap menjadi faktor utama untuk menjaga kesehatan tubuh. Yang paling penting adalah sesuaikan treatment kecantikan yang dipilih dengan kebutuhan tubuh dan gaya hidupmu.***

NAD Booster vs Infus Booster Vitamin: Apa Perbedaan dan Manfaatnya? Read More »

Abby n Bev - Beauty Online Store Terlengkap - Skin Hydration

Kulit Berminyak Tapi Tetap Dehidrasi? Bisa Jadi Ini Penyebabnya!

ABBY N BEV – Banyak orang mengira kalau kulit berminyak sudah pasti lembap. Padahal faktanya, oily skin belum tentu terhidrasi. Perlu dipahami bahwa minyak dan air adalah dua hal yang berbeda. Kulit berminyak berarti produksi sebum tinggi, tetapi bukan berarti kadar air dalam kulit juga cukup. Karena itu, kondisi kulit seperti ini tetap bisa mengalami dehidrasi jika tidak mendapatkan hidrasi yang cukup. Oily = Minyak, Bukan Air Kulit menghasilkan minyak (sebum) untuk melindungi dan menjaga kelembapan alami. Namun, sebum tidak sama dengan air. Ketika kulit kekurangan air, kulit bisa menjadi terasa kering di dalam, terlihat kusam dan lebih mudah iritasi. Menariknya, saat kulit dehidrasi, tubuh justru bisa memproduksi lebih banyak minyak sehingga wajah terlihat semakin oily. Kenapa Hydration Penting untuk Kulit Berminyak? Agar kulit tetap seimbang, kamu tetap perlu memberikan hidrasi yang cukup. Kamu harus menggunakan skincare yang mengandung Hyaluronic Acid (HA) dan Glycerin. Ketika kulit mendapatkan cukup hidrasi, kulit tidak perlu “panik” memproduksi minyak berlebih. Dengan begitu, produksi minyak bisa menjadi lebih terkontrol. Cara Menggunakan Hydration yang Tepat Agar hasilnya optimal, kamu bisa menggunakan hydration dengan cara yang tepat. 1. Gunakan di Kulit yang Sedikit Lembap Aplikasikan produk seperti HA atau hydrating toner saat kulit masih sedikit lembap agar kandungan tersebut dapat menarik air dengan lebih maksimal. 2. Lanjutkan dengan Moisturizer Ringan Setelah hydration, gunakan moisturizer dengan tekstur ringan seperti gel atau gel-cream untuk mengunci kelembapan tanpa membuat kulit terasa berat. 3. Pilih Tekstur yang Tidak Greasy Untuk kulit berminyak, hindari produk yang terlalu berat agar pori-pori tidak mudah tersumbat. Tanda Kulit Berminyak Tapi Dehidrasi Beberapa tanda yang bisa kamu perhatikan antara lain: Jika kamu mengalami kondisi tersebut, kemungkinan besar kulitmu membutuhkan hidrasi, bukan sekadar oil control. Kulit berminyak tidak selalu berarti kulit sudah terhidrasi dengan baik. Justru dalam banyak kasus, kulit berminyak bisa mengalami dehidrasi jika tidak mendapatkan cukup air. Karena itu, penting untuk tetap menggunakan produk hydration seperti Hyaluronic Acid atau Glycerin, lalu mengunci dengan moisturizer ringan. Jadi, mulai sekarang kamu harus paham kondisi kulit berminyak itu tetap butuh hidrasi ya. Temukan makeup dan skincare yang tepat dengan kondisi kulit di abbynbev.com situs belanja online makeup dan skincare.***

Kulit Berminyak Tapi Tetap Dehidrasi? Bisa Jadi Ini Penyebabnya! Read More »

Abby n Bev - Beauty Online Store Terlengkap - 4 Penyebab Kulit Berminyak

Kenapa Wajah Beminyak Terus? Kenali Ini Penyebab Utamanya!

ABBY N BEV – Banyak orang mengira penyebab kulit berminyak hanya karena faktor genetik atau produksi minyak alami yang berlebih. Padahal, dalam banyak kasus, kebiasaan skincare justru ikut memperparah kondisi ini. Menariknya, kulit yang terasa sangat berminyak sering kali bukan karena “terlalu banyak minyak”, tetapi karena kulit tidak seimbang. Ketika skin barrier terganggu, kulit justru memproduksi minyak lebih banyak. Karena itu, kamu harus tahu apa penyebab kulit berminyak. 1. Kulit Terlalu Kesat (Over Cleansing) Pertama, banyak orang menggunakan facial wash yang membuat kulit terasa kesat dan kering setelah cuci muka. Padahal, kondisi ini justru menandakan skin barrier mulai terganggu. Ketika kulit kehilangan minyak alaminya, tubuh akan merespons dengan memproduksi lebih banyak sebum untuk mengembalikan kelembapan. Akibatnya, wajah malah terasa lebih berminyak beberapa jam setelah mencuci muka. 2. Kebanyakan Active Skincare Selanjutnya, penggunaan terlalu banyak bahan aktif (active ingredients) juga bisa menjadi penyebab kulit berminyak. Misalnya: Jika kulit tidak mampu beradaptasi, kondisi ini bisa membuat skin barrier menjadi lemah. Akibatnya, kulit menjadi lebih sensitif sekaligus memproduksi minyak berlebih. Karena itu, gunakan active ingredients secukupnya dan fokus pada kebutuhan utama kulit. 3. Kurang Hidrasi (Kurang Air) Banyak pemilik kulit berminyak menghindari moisturizer karena takut wajah semakin greasy. Padahal, kulit yang kekurangan air justru akan memproduksi lebih banyak minyak. Kulit membutuhkan hidrasi (air), bukan hanya minyak. Ketika kulit dehidrasi, tubuh akan mengompensasi dengan meningkatkan produksi sebum. Karena itu, agar kulit wajah tidak dehidrasi, kamu harus menggunakan hydrating toner, serum ringan, dan moisturizer gel . 4. Terlalu Banyak Produk Berat Terakhir, penggunaan produk dengan tekstur terlalu berat juga menjadi penyebab umum kulit berminyak. Contohnya: Produk seperti ini bisa membuat kulit terasa “tertutup” dan akhirnya memicu penyumbatan pori-pori. Akibatnya: Sebagai alternatif, pilih produk dengan label lightweight, gel-based dan non-comedogenic. Sekarang udah tahu kan penyebab kulit berminyak itu apa saja? Dapatkan rekomendasi produk yang tepat di abbynbev.com situs belanja online makeup dan skincare.***

Kenapa Wajah Beminyak Terus? Kenali Ini Penyebab Utamanya! Read More »

Apa Itu Malassezin? Benarkah Bisa Mencerahkan Kulit, Ini Faktanya!

ABBY N BEV – Belakangan ini, malassezin menjadi salah satu kandungan skincare yang jadi perbincangan hangat di dunia kecantikan. Pasalnya, bahan ini memiliki manfaat yang sangat bagus untuk wajah karena disebut punya manfaat mencerahkan kulit secara alami. Banyak brand kecantikan mulai memasukkan kandungan ini ke dalam produk perawatan wajah. Namun, apa sebenarnya malassezin dan kenapa bisa populer? Artikel ini akan membahas lengkap mulai dari pengertian hingga manfaatnya. Apa Itu Malassezin? Ini merupakan senyawa alami yang dihasilkan oleh jamur Malassezia Jamur ini sebenarnya hidup secara normal di permukaan kulit manusia. Dalam kondisi tertentu, Malassezia menghasilkan malassezin sebagai bagian dari metabolisme. Menariknya, senyawa ini kini dimanfaatkan dalam kandungan skincare terbaru. Manfaat untuk Kulit Salah satu manfaat utamanya adalah membantu mencerahkan kulit. Senyawa ini bekerja dengan menghambat produksi melanin berlebih. Selain itu, malassezin juga memiliki sifat antioksidan. Artinya, kandungan ini mampu melindungi kulit dari radikal bebas. Tak heran jika banyak produk menggunakannya untuk skincare pencerah wajah. Fungsi dalam Skincare Dalam dunia kecantikan, malassezin digunakan sebagai bahan aktif. Fungsinya adalah membantu meratakan warna kulit dan mengurangi noda gelap. Selain itu, kandungan ini juga mendukung regenerasi sel kulit. Dengan penggunaan rutin, kulit tampak lebih cerah dan sehat. Inilah yang membuatnya masuk dalam tren bahan aktif skincare viral. Kenapa Jadi Populer? Popularitas malassezin meningkat karena dianggap lebih alami. Selain itu, banyak pengguna mengklaim hasilnya cukup efektif. Tren clean beauty juga ikut mendorong penggunaan bahan ini. Apalagi, konsumen kini lebih tertarik pada bahan yang aman dan inovatif. Hal ini membuat malassezin cepat dikenal sebagai trend skincare 2026. Apakah Aman Digunakan? Secara umum, kandungan skincare ini aman digunakan dalam kadar tertentu. Namun, tetap penting untuk menyesuaikan dengan jenis kulit masing-masing. Bagi kulit sensitif, disarankan melakukan patch test terlebih dahulu. Konsultasi dengan ahli juga bisa membantu menghindari efek samping. Dengan penggunaan tepat, manfaatnya bisa dirasakan secara optimal.***

Apa Itu Malassezin? Benarkah Bisa Mencerahkan Kulit, Ini Faktanya! Read More »

Apa itu Azelaic Acid - Abby n Bev Toko Kosmetik Bandung

Azelaic Acid dalam Skincare: Fungsi, Manfaat, dan Apakah Aman untuk Ibu Hamil?

ABBY N BEV – Belakangan ini, Azelaic Acid dalam skincare semakin populer karena dikenal efektif membantu mengatasi jerawat, kemerahan, dan hiperpigmentasi. Selain itu, kandungan ini juga sering direkomendasikan oleh dokter kulit karena memiliki sifat yang relatif lembut dan cocok untuk berbagai jenis kulit. Azelaic Acid sendiri merupakan asam alami yang berasal dari biji-bijian seperti gandum, barley, dan rye.  Dalam dunia dermatologi, bahan ini sudah lama digunakan untuk membantu mengatasi berbagai masalah kulit seperti jerawat, rosacea, dan noda hitam. Karena sifatnya yang cukup stabil dan jarang menyebabkan iritasi, Azelaic Acid juga sering menjadi alternatif bahan aktif bagi orang yang tidak cocok dengan eksfoliator yang lebih kuat. Fungsi Azelaic Acid dalam Skincare Azelaic Acid memiliki beberapa fungsi penting dalam produk skincare. Kandungan ini bekerja dengan cara membantu menenangkan kulit sekaligus memperbaiki berbagai masalah kulit. 1. Mengatasi Jerawat Pertama, Azelaic Acid memiliki sifat antibakteri dan anti-inflamasi yang membantu mengurangi bakteri penyebab jerawat. Selain itu, kandungan ini juga membantu mengurangi kemerahan pada kulit yang meradang. 2. Mengurangi Hiperpigmentasi Selain membantu jerawat, Azelaic Acid juga mampu menyamarkan flek hitam dan bekas jerawat. Kandungan ini bekerja dengan menghambat enzim yang terlibat dalam produksi melanin sehingga warna kulit menjadi lebih merata. 3. Membantu Mengatasi Rosacea Azelaic Acid sering digunakan dalam perawatan rosacea karena dapat membantu mengurangi kemerahan dan peradangan pada kulit. 4. Membantu Menghaluskan Tekstur Kulit Selain itu, bahan ini juga membantu mempercepat pergantian sel kulit sehingga tekstur kulit terlihat lebih halus. Cara Kerja Azelaic Acid pada Kulit Azelaic Acid bekerja dengan beberapa mekanisme sekaligus. Pertama, kandungan ini membantu menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat di kulit. Selain itu, Azelaic Acid juga membantu mengurangi produksi melanin berlebih yang menjadi penyebab munculnya flek hitam atau bekas jerawat. Di sisi lain, kandungan ini juga memiliki efek anti-inflamasi yang membantu menenangkan kulit sensitif atau iritasi. Dengan kombinasi mekanisme tersebut, Azelaic Acid dapat membantu memperbaiki kondisi kulit secara bertahap. Apakah Azelaic Acid Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui? Salah satu keunggulan Azelaic Acid adalah keamanannya untuk ibu hamil. Banyak dermatolog menganggap bahan ini sebagai salah satu pilihan yang lebih aman dibandingkan bahan aktif lain seperti retinoid. Menurut American Academy of Dermatology (AAD) dan American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), Azelaic Acid termasuk bahan topikal yang relatif aman digunakan selama kehamilan karena penyerapannya ke dalam tubuh sangat rendah. Meski demikian, ibu hamil tetap disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan produk skincare dengan bahan aktif apa pun. Selain aman untuk ibu hamil, Azelaic Acid juga dianggap relatif aman untuk ibu menyusui.*** Sumber Referensi

Azelaic Acid dalam Skincare: Fungsi, Manfaat, dan Apakah Aman untuk Ibu Hamil? Read More »

Apa itu Tranecamic Acid TXA - Abby n Bev Toko Kosmetik Bandung

Manfaat Tranexamic Acid (TXA) dalam Skincare, Benarkah Ampuh Atasi Flek Hitam?

ABBY N BEV – Belakangan ini, Tranexamic Acid (TXA) dalam skincare semakin populer sebagai bahan aktif pencerah kulit. Banyak produk serum maupun moisturizer mulai menggunakan kandungan ini karena kemampuannya membantu mengatasi hiperpigmentasi seperti flek hitam, melasma, dan bekas jerawat. Secara ilmiah, Tranexamic Acid merupakan turunan asam amino lisin yang awalnya digunakan dalam dunia medis. Namun kemudian para peneliti menemukan bahwa bahan ini juga memiliki manfaat besar dalam dunia dermatologi, terutama untuk membantu mengatasi masalah pigmentasi kulit. Selain itu, TXA juga tergolong lebih lembut dibandingkan beberapa bahan pencerah lainnya, sehingga relatif aman digunakan untuk kulit sensitif. Manfaat Tranexamic Acid dalam Skincare Dalam dunia skincare, Tranexamic Acid dikenal sebagai bahan aktif yang fokus pada masalah pigmentasi. Beberapa fungsi utama TXA antara lain: 1. Mencerahkan Kulit Kusam Pertama, TXA membantu memperbaiki tampilan kulit kusam dengan cara menghambat pembentukan pigmen berlebih. Dengan penggunaan rutin, warna kulit bisa terlihat lebih cerah dan segar. 2. Menyamarkan Flek Hitam Selain itu, TXA juga efektif membantu memudarkan hiperpigmentasi, termasuk noda hitam akibat paparan sinar matahari atau bekas jerawat. 3. Mengatasi Melasma Melasma adalah jenis flek yang biasanya dipicu oleh perubahan hormon atau paparan UV. TXA dikenal sebagai salah satu bahan aktif yang cukup efektif membantu memperbaiki kondisi ini. 4. Meratakan Warna Kulit Karena bekerja langsung pada proses pembentukan pigmen, TXA dapat membantu meratakan warna kulit sehingga tampak lebih halus dan cerah. Cara Kerja Tranexamic Acid pada Kulit Tranexamic Acid bekerja dengan mekanisme yang cukup spesifik. Bahan ini menghambat interaksi antara keratinosit dan melanosit, yaitu dua jenis sel kulit yang berperan dalam produksi pigmen. Ketika interaksi tersebut berkurang, produksi melanin juga ikut menurun. Akibatnya, noda hitam dan hiperpigmentasi dapat memudar secara bertahap. Selain itu, TXA juga membantu mengurangi efek pigmentasi yang disebabkan oleh paparan sinar UV, peradangan kulit dan perubahan hormon. Karena itu, kandungan ini sering digunakan dalam produk skincare yang diformulasikan untuk mengatasi masalah flek hitam. Keunggulan Tranexamic Acid Dibanding Bahan Pencerah Lain Tranexamic Acid memiliki beberapa keunggulan yang membuatnya semakin populer dalam dunia skincare. Pertama, bahan ini lebih stabil dibandingkan vitamin C, sehingga formulanya tidak mudah teroksidasi. Kedua, TXA juga dikenal jarang menyebabkan iritasi, sehingga lebih aman digunakan oleh pemilik kulit sensitif. Selain itu, banyak dermatolog juga menggunakan TXA sebagai alternatif bagi orang yang ingin mengatasi noda hitam tanpa menggunakan bahan yang lebih keras seperti hydroquinone. Kombinasi Terbaik dengan Tranexamic Acid Agar hasilnya lebih optimal, TXA sering dikombinasikan dengan beberapa bahan aktif lainnya. Pertama, Niacinamide yang membantu memperkuat skin barrier sekaligus meningkatkan efek pencerahan kulit. Kedua, Hyaluronic Acid membantu menjaga hidrasi kulit sehingga kulit tetap lembap saat menggunakan bahan aktif pencerah. Ketiga, Sunscreen menjadi pasangan wajib untuk TXA. Tanpa perlindungan dari sinar UV, noda hitam bisa muncul kembali. Produk skincare yang mengandung bahan Tranexamic Acid di antaranya Wardah Tranexamic Alpha Arbutin + 5% Niacinamide Dark Spot Corrector Gel Moisturizer, Hada Labo Tamagohada Mild Peeling Lotion, dan Emina Bright Stuff Prebiotic Tranexamic Acid Face Wash. Lihat rekomendasi selengkapnya di www.abbynbev.com situs belanja online makeup dan skincare.***

Manfaat Tranexamic Acid (TXA) dalam Skincare, Benarkah Ampuh Atasi Flek Hitam? Read More »

Apa itu ectoin - SJA Textile Toko Kain Bandung

Apa Itu Ectoin dalam Dunia Skincare? Kenali Manfaat, Kegunaan, dan Faktor Keamanannya

ABBY N BEV – Belakangan ini, ectoin dalam skincare semakin sering muncul dalam berbagai produk perawatan kulit, terutama pada serum, moisturizer, dan sunscreen. Tapi, belum banyak yang tahu sebenarnya apa itu ectoin, manfaat, kegunaan sampai faktor keamanannya. Biar kamu gak termakan info viral, sebaiknya pahami dulu penjelasan lengkapnya di bawah ini. Apa itu Ectoin? Kandungan ini dikenal sebagai bahan aktif yang mampu melindungi kulit dari berbagai faktor lingkungan sekaligus menjaga hidrasi kulit. Secara ilmiah, ectoin adalah molekul alami yang dihasilkan oleh mikroorganisme ekstremofil, yaitu bakteri yang hidup di lingkungan ekstrem seperti gurun atau danau dengan kadar garam tinggi. Mikroorganisme tersebut memproduksi ectoin untuk melindungi sel mereka dari kondisi lingkungan yang keras seperti panas, kekeringan, dan radiasi. Karena kemampuan perlindungannya yang tinggi, para peneliti kemudian memanfaatkan ectoin sebagai bahan aktif dalam produk skincare untuk membantu melindungi kulit manusia dari stres lingkungan. Fungsi dalam Skincare Dalam dunia skincare, ectoin dikenal sebagai molekul pelindung sel (cell-protective molecule) yang membantu menjaga kesehatan kulit. Beberapa fungsi utamanya antara lain: 1. Melindungi Skin Barrier Pertama, membantu memperkuat skin barrier, yaitu lapisan pelindung kulit yang berfungsi menjaga kelembapan sekaligus melindungi kulit dari polusi dan bakteri. Ketika skin barrier kuat, kulit menjadi lebih sehat dan tidak mudah iritasi. 2. Menjaga Hidrasi Kulit Selain itu, kandungan ini juga bekerja sebagai molekul pengikat air (hydration molecule) yang membantu menjaga kelembapan kulit lebih lama. Karena itu, banyak produk moisturizer dan serum menggunakan ectoin untuk membantu mengatasi kulit kering dan dehidrasi. 3. Melindungi Kulit dari Polusi dan Sinar UV Penelitian juga menunjukkan bahwa ectoin dapat membantu melindungi kulit dari stres lingkungan seperti polusi, radiasi UV, dan perubahan suhu ekstrem. Dengan perlindungan ini, kulit dapat terhindar dari kerusakan sel yang berpotensi memicu penuaan dini. 4. Menenangkan Kulit Sensitif Selain melindungi kulit, bahan ini juga memiliki efek anti-inflamasi ringan yang membantu menenangkan kulit sensitif, kemerahan, atau iritasi. Karena itu, kandungan ini sering digunakan dalam produk skincare untuk kulit sensitif atau kulit dengan skin barrier yang sedang rusak. Manfaat untuk Kulit Jika digunakan secara rutin, ectoin dapat memberikan beberapa manfaat untuk kesehatan kulit, seperti: Selain itu, ectoin juga dapat membantu meningkatkan efektivitas produk skincare yang fokus pada perlindungan kulit dari stres lingkungan (environmental stress protection). Apakah Aman untuk Kulit? Secara umum, ectoin tergolong aman digunakan dalam produk skincare. Banyak penelitian dermatologi menunjukkan bahwa bahan ini memiliki tingkat toleransi yang baik bahkan untuk kulit sensitif. Selain itu, ectoin juga termasuk bahan yang non-iritatif dan non-komedogenik, sehingga tidak mudah menyumbat pori-pori. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa ectoin dapat membantu memperbaiki kondisi kulit dermatitis, sensitive dan sering terpapar polusi. Meski begitu, seperti semua bahan skincare lainnya, setiap orang tetap bisa memiliki reaksi yang berbeda. Karena itu, selalu disarankan melakukan patch test terlebih dahulu sebelum mencoba produk baru. Makeup dan Skincare yang Mengandung Ectoin Saat ini sudah banyak produk makeup dan skincare yang mengandung ectoin seperti INSTAPERFECT Suede Lip Matte, Skintific Sensitive Moisture Gel, Elformula CeraHydro Physical Sunscreen SPF 50 PA++++ dan lain-lain. Lihat rekomendasi produk selengkapnya di www.abbynbev.com situs belanja online makeup dan skincare.***

Apa Itu Ectoin dalam Dunia Skincare? Kenali Manfaat, Kegunaan, dan Faktor Keamanannya Read More »

Viral di Dunia Skincare, Apa Itu Spicules dan Manfaatnya untuk Kulit Wajah?

ABBY N BEV – Belakangan ini spicules sedang viral di dunia skincare dan banyak dibicarakan di kalangan beauty enthusiast. Banyak brand skincare mulai menggunakan teknologi ini karena dianggap mampu meningkatkan efektivitas produk perawatan kulit. Sebenarnya, spicules adalah struktur mikro berbentuk jarum kecil yang berasal dari kerangka spons laut (marine sponge). Struktur ini sangat kecil sehingga tidak terlihat oleh mata, tetapi tetap mampu memberikan stimulasi ringan pada kulit. Teknologi ini awalnya populer di industri skincare Korea sebelum akhirnya menyebar ke berbagai brand global. Karena cara kerjanya yang unik, banyak orang menyebut spicules sebagai “liquid microneedling”, yaitu metode yang membantu meningkatkan penyerapan bahan aktif skincare tanpa perlu prosedur klinik. Bagaimana Cara Kerja Spicules di Kulit? Spicules bekerja dengan cara menciptakan mikro-channel kecil pada lapisan kulit ketika produk diaplikasikan dan dipijat secara lembut. Mikro-channel ini membantu kulit menyerap kandungan skincare dengan lebih efektif. Selain itu, stimulasi ringan dari spicules juga dapat memicu proses regenerasi alami kulit. Ketika kulit merespons stimulasi tersebut, kulit akan memperbaiki diri sehingga tampak lebih sehat dan halus. Dengan mekanisme ini, kandungan aktif seperti hyaluronic acid, peptide, vitamin C, dan niacinamide dapat meresap lebih maksimal ke dalam kulit. Manfaat untuk Kulit Teknologi spicules menawarkan beberapa manfaat menarik untuk kesehatan kulit wajah. 1. Membantu Penyerapan Skincare Lebih Maksimal Spicules membantu membuka jalur mikro pada kulit sehingga bahan aktif dalam skincare dapat masuk lebih efektif. 2. Mendukung Regenerasi Kulit Stimulasi ringan dari partikel spicules dapat membantu proses regenerasi kulit secara alami. 3. Membantu Menghaluskan Tekstur Kulit Selain itu, spicules juga dapat membantu mengangkat sel kulit mati sehingga kulit terasa lebih halus. 4. Meningkatkan Produksi Kolagen Kolagen berperan penting dalam menjaga elastisitas kulit. Dengan stimulasi yang diberikan spicules, kulit dapat memproduksi kolagen secara lebih optimal. 5. Membantu Mengatasi Kulit Kusam Ketika regenerasi kulit berjalan lebih baik, tampilan kulit juga terlihat lebih cerah dan segar. Apakah Aman Digunakan? Secara umum, produk skincare yang mengandung spicules aman digunakan jika formulanya sudah teruji secara dermatologis. Namun karena bentuknya menyerupai mikro-jarum, beberapa orang mungkin merasakan sensasi tertentu. Biasanya pengguna akan merasakan: Meski begitu, sensasi ini biasanya akan hilang setelah beberapa waktu. Jika kulit sangat sensitif atau skin barrier sedang rusak, sebaiknya gunakan produk dengan hati-hati atau konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kulit. Apakah Sama dengan Microneedling? Walaupun sering dibandingkan dengan microneedling, sebenarnya keduanya memiliki perbedaan yang cukup jelas. Microneedling merupakan prosedur klinik yang menggunakan jarum medis untuk merangsang regenerasi kulit. Sementara itu, spicules bekerja secara lebih ringan karena hanya berupa partikel mikro dalam produk skincare. Dengan kata lain, spicules memberikan efek stimulasi ringan tanpa prosedur invasif seperti di klinik kecantikan.*** Sumber Referensi

Viral di Dunia Skincare, Apa Itu Spicules dan Manfaatnya untuk Kulit Wajah? Read More »

error: